Pages

Support Penaja

Thursday, March 22, 2012

Kisah gadis comel di sebalik maskot..

Posted by mykhalis On 2:06 PM 2 comments

 
Tetapi apabila dia membuka topeng itu ternyata dia seorang gadis manis. 
Dibalik wajah bertopeng itu tersembunyi kecantikan dan kekerasan hidup untuk mencari sesuap nasi.
Setelah berehat kerana beratnya topeng itu dan penat seharian berlenggang dengan beban berat topeng.Dengan bersemangat si gadis mengangkat beban berat topeng mobil itu di atas kepalanya.
Dengan susah payah si gadis bertopeng  berjalan ke arena pameran. Nampaknya tak ramai orang tahu kalau di balik topeng itu terdapat wajah gadis muda.
Dia menghibur banyak orang. Tapi dia tidak boleh membuka topeng untuk memperlihatkan kecantikan dan daya tarik dirinya yang sesungguhnya, seperti yang dilakukan gadis-gadis model di auto show.
Dengan sabar dan tekun melayani foto untuk gadis pengunjung
Dengan tanpa perasaan seorang pemuda di belakang maskot yang memutar topeng besar itu.
Kecantikan wajahnya tertutupi oleh topeng yang berat dan panas menyiksanya
Pemuda ini tidak tahu bahawa yang sedang dirangkul adalah seorang gadis. .
Gadis itu keluar dan kembali melepas lelah.
Dia terlihat basah kuyup oleh keringan. Tapi udara segar mungkin akan mengembalikan tenaganya untuk bertugas
Beberapa fotografer profesional yang mengambil gambargadis-gadis model di auto show berdiri di dekatnya. Ada yang meminta izin mengambil gambar, tapi gadis maskot menolak dengan sopan.
Dia kembali ke dalam lokasi pameran. Dia melihat model yang bertubuh lebih ideal dan lebih cantik darinya berpose bersama mobil. Mungkinkah ada perasaan iri di hatinya…?
Selalu sabar dan setia melayani foto para pengunjung. Pria, wanita, anak-anak, orang dewasa, botak dan rambut panjang dilayani tanpa terkecuali.
Inilah hidup yang harus dijalani, bahwa bekerja mencari sesuap nasi adalah sesuatu yang melelahkan
Setelah seharian melakukan tugas n yang panas dan berat Dipegangnya topeng besar, duduk mencangkung, lalu membuka baju luarnya.
Kerja keras yang panas dan melelahkan
Dari hujung jalan dia hanya boleh menyaksikan keramaian di sekitarnya
Berkomunikasi dengan sesamanya dengan tulus
Melihat..bilakah aku akan jadi begini...
"Bilakah aku dapat seperti mereka untuk tampil tidak sekedar membawa beban berat di kepala, Tetapi dapat dengan ceria bergaya di depan mobil mewah itu??"
Namun yang pasti tugas mesti diteruskan demi untuk sesuap nasi....

sumber

2 comments:

Salam..wah..penceritaan yg sgt bgs..serius..ada feel..

sedeh laakkk baca sory ni.. ermmm kat malaysia agak2 ada tak yg cam ni..

ping

There was an error in this gadget

yang best di sini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...